Bandara I Gusti Ngurah Rai Tersibuk di Indonesia Timur, Layani 12,5 Juta Penumpang di 2022
Faik mengungkapkan, pada 2021 Bandara Ngurah Rai hanya menempati urutan ketiga bandara AP I dengan jumlah pergerakan penumpang terbanyak dengan 3,7 juta penumpang. Jumlah tersebut jauh di bawah Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan 6,7 juta penumpang dan Bandara Juanda Surabaya 5,9 juta penumpang.
"Dengan semakin membaiknya penanganan pandemi Covid-19 secara nasional dan global, serta makin mudahnya aturan perjalanan udara domestik dan internasional, menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pergerakan penumpang dan pesawat udara," katanya.
AP I pun mensyukuri aktivitas penerbangan saat ini berangsur-angsur pulih, tercermin langsung di bandara-bandara yang mayoritas merupakan destinasi pariwisata.
"Bandara I Gusti Ngurah Rai merupakan bandara yang pertama kali ditetapkan pemerintah sebagai pintu masuk wisatawan internasional pada masa pandemi Covid-19, tepatnya Maret 2022. Sejak itu, jumlah pergerakan penumpang rute internasional yang masuk ke Bali terus mengalami pertumbuhan setiap bulannya," tuturnya.
Editor: Donald Karouw