Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam
Advertisement . Scroll to see content

Ayunan Jantra, Permainan Tradisional Bali Bernilai Sakral tentang Kehidupan Manusia

Jumat, 03 Februari 2023 - 10:39:00 WIB
Ayunan Jantra, Permainan Tradisional Bali Bernilai Sakral tentang Kehidupan Manusia
Ayunan Jantra, permaninan tradisional yang bernilai sakral tentang kehidupan manusia. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Bali mengenal Ayunan Jantra. Ini adalah permainan tradisional yang memiliki nilai sakral.

Sering pula masyarakat Bali menyebut permainan ini sebagai Ayunan Betara. Di beberapa desa adat di Bali, Ayunan Jantra masih bisa ditemui. Salah satunya di Desa Terunyan, Kintamani, Kabupaten Bangli.

Dikutip dari laman Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ayunan Jantra biasa digelar bertepatan dengan pelaksanaan upacara Ngusaba Gede Lanang Kapat, yang merupakan rangkaian upacara Piodalan di Pura Desa Pancering Jagat di Desa Terunyan.

Ayunan Jantra oleh di Desa Terunyan berbentuk Tapak Dara (swastika). Terbuat dari dua jenis kayu, yaitu kayu kesuna dan kayu owa. Benda ini menjadi artefak dalam upacara Ngusaba Gede Lanang Kapat yang pelaksanaannya biasa dilakukan dua tahun sekali.

Filosofi Ayunan Jantra

Dalam filosofi masyarakat Desa Terunyan, kehidupan manusia diibaratkan sebagai sebuah perputaran roda kehidupan yang disimbolkan dengan ayunan jantra. Ayunan ini mirip dengan simbol swastika, bisa diputar ke arah kanan dan ke arah kiri, sebagai simbol keseimbangan dalam hidup. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut