Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam
Advertisement . Scroll to see content

Ayam dan Babi Sepi Pembeli, Pedagang di Bali Terpaksa Obral

Jumat, 17 April 2020 - 11:29:00 WIB
Ayam dan Babi Sepi Pembeli, Pedagang di Bali Terpaksa Obral
Ilustrasi penjualan daging ayam (dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JEMBRANA, iNews.id - Penjualan ayam potong dan daging babi di Bali merosot tajam sejak mewabahnya virus corona (Covid-19). Pedagang terpaksa mengobral demi menghabiskan stok.

Seperti yang terjadi di Pasar Negara. Para pedagang ayam di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Jembrana itu terpaksa mengobral dengan harga Rp20.000 untuk seekor ayam potong utuh. Padahal, di hari biasa, harga ayam yang mereka jual di kisaran Rp30.000 - Rp35.000 per kilo.

Para penjual ayam potong mengaku hampir sebulan terakhir mengalami penurunan omzet penjualan. Sepekan terakhir bahkan merosot hingga 60 persen.

Seorang penjual mengatakan, selain sepi pembeli, menurunnya penjualan daging ayam lantaran banyak warung makan dan pengusaha restoran yang menjadi pelanggan mereka menutup usaha sejak merebaknya corona.

"Sepi pembeli sejak corona," kata penjual ayam, Nur Hikmah.

Selain daging ayam, penjualan daging babi juga menurun. Merebaknya virus corona membuat pembeli daging babi di pasar semakin berkurang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut