Angkat Cerita Dempu Awang, Sanggar Titi Bah Tampilkan Arja Klasik di PKB ke-46
Sementara itu, Diah Agramanik dari Kerajaan Daha, meminta kepada ibu Suri, agar dicarikan seekor Kera Putih yang bisa bicara seperti manusia agar bisa diajak sebagai teman bermainnya. Ibu Suri akhirnya berhasil mendapatkan Seekor Kera Putih yang bernama Dempu Awang.
Sejak itu, kelakuan Diah Agramanik sangat berubah. Kemana-mana selalu bersama Dempu Awang. Semakin lama Dempu Awang semakin akrab, bahkan semakin berani kepada raden Galuh.
Di lain pihak, Prabhu Metaum bermaksud meminang Raden Galuh Daha untuk dijadikan istri. Sesampai di Daha, Betapa kecewanya Prabu Metaum melihat Raden Galuh bersama seekor Kera.
Karena kecewa, Prabhu Metaum marah dan ingin membunuh Si Kera dan meminta pertanggungjawaban kepada Ibu Suri. Dia pun marah dan menyeret Dempu Awang dari Kamar Raden Galuh, untuk dibunuh.
Sumadi mengungkapkan, persiapan untuk pementasan ini dilakukan selama 6 bulan, dari Januari sampai Juni. Untuk pementasan ini, pihaknya melibatkan sebanyak 26 seniman, yakni 14 orang penari dan 12 orang penabuh.