DENPASAR, iNews.id - Sembilan orang dari tiga keluarga yang tinggal satu rumah di Kabupaten Karangasem, Bali, mengalami kelumpuhan. Mereka masih memiliki ikatan saudara, karena menikah dengan kerabat dekat.
Mereka tinggal di Desa Ulakan, Kecamatan Manggis. Pertama, keluarga dari pasangan Nyoman Sadra dan Nengah Sumerti memilik enam orang anak, tiga di antaranya cacat. Kedua, keluarga dari pasangan Made Kari dan Nyoman Simpen. Sang ayah, Made Kari, menderita stroke dan anak sulungnya lumpuh.
Sedangkan keluarga ketiga yakni, pasangan Nyoman Darma dan Nyoman Sarmini dengan enam orang anak, di mana empat diantaranya juga lumpuh.
"Iya kami tinggal satu rumah. Kami menikah dengan kerabat-kerabat dekat," kata Nyoman Simpen, ibu anak yang lumpuh kepada iNews di rumahnya, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat (21/9/2019).
Dengan kondisi keluarganya tersebut, kata dia, sudah ada bantuan dari dinas sosial sejumlah Rp1 juta per tahun. Namun untuk tahun ini belum ada informasi kapan sumbangan untuk keluarganya akan cair, karena terakhir diberikan pada tahun lalu.