28 Prajurit Pendonor Plasma Konvalesen Dapat Penghargaan dari Pangdam IX/Udayana
Dari 51 prajurit Kodam IX/Udayana yang terpapar virus corona, 46 orang berhasil sembuh sementara sisanya masih dalam perawatan di rumah sakit. Bahkan satu anggota yang terpapar covid-19 kategori berat, dengan penyakit bawaan diabetes dan sempat memakai ventilator kondisinya membaik, setelah mendapat donor plasma.
“Dari 51 anggota kodam yang terpapar corona, ada satu anggota kita yang mendapat donor plasma ini. Sekarang kondisinya sangat bagus. Sempat memakai ventilator, saat ini sudah bisa duduk,” kata Pangdam.
Jenderal bintang dua ini bahkan menyebut, para penyintas covid-19 ini sebagai veteran perang melawan virus corona, karena telah berhasil sembuh melawan virus berbahaya. Mayjen Kurnia meminta seluruh masyarakat khususnya di Bali, dapat membantu program pemerintah menekan angka penyebaran covid-19, agar tidak terus bertambah, dengan mematuhi protokol kesehatan.
“Sekali lagi, atas nama pribadi, atas nama Pangdam IX/Udayana dan atas nama KSAD menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada Prajurit dan PNS yang dengan sukarela mendonorkan darahnya”, kata Pangdam lagi.
Sebelumnya, 28 prajurit dan PNS di jajaran Kodam IX/Udayana telah mendonorkan plasma darahnya, di Aula Makorem 163/Wirasatya pada Selasa (11/8/2020). Mereka dianggap telah memenuhi persyaratan yang ditentukan, diantaranya telah sembuh dari covid-19 dan menjalani serangkaian tes laboratorium lainnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Dinas Provinsi Bali I Ketut Suarjaya, mengucapkan terima kasih untuk jajaran Kodam IX/Udayana, telah melibatkan personelnya sebagai pendonor plasma konvalesen. “Upaya mempercepat penyembuhan pasien covid-19 yang memungkinkan untuk dikembangkan diantaranya melalui terapi plasma,” katanya.
Pemerintah Provinsi Bali juga mengapresiasi semua pihak seperti PMI Bali, RS PTN Unud, RSUP Sanglah, serta semua pihak yang mendukung pelaksanaan donor plasma.
Editor: Dewi Umaryati