Tingkatkan Keuntungan Petani Gaharu, Gubernur Erzaldi Gaet Puslitbanghut LIPI
Kepala Puslitbanghut, Kirsfianti L Ginoga mengatakan, Puslitbanghut merupakan pusat unggulan iptek untuk tanaman gaharu. Pada kunjungan ini, Kirsfianti mengajak rombongan untuk melihat langsung proses pembuatan inokulan gaharu di laboratorium milik Puslitbanghut.
Sementara itu, peneliti gaharu, Turjaman menjelaskan tentang teknik inokulasi yang bisa dilakukan dengan bermacam cara, di antaranya menggunakan paku, jamur atau binatang. Fisik pohon dilukai secara kimia menggunakan fitohormon, larutan asam, namun hasilnya kurang bagus.
"Teknik inokulan sebaiknya dilakukan menggunakan acremonium seperti yang telah dilakukan petani gaharu di Bangka Tengah. Inokulan sebaiknya diberikan secara gratis oleh pemda atau Pegatri. Sebab, jika dijual bebas berpotensi timbulnya penjual inokulan palsu," ujarnya.
Turjaman mengatakan, gaharu yang sudah lama dikembangkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian LIPI dengan berbagai publikasimana menghasilkan gumpalan cokelat kehitaman beraroma wangi yang disebut gubal dan gaharu inilah yang bernilai tinggi.
Gubal akan diperoleh dari kayu gaharu melalui bantuan cendawan. Ada beberapa jenis cendawan seperti bakteri acremonium SP.