TeleCTG dan Bidan Sehati Solusi Kebutuhan Layanan Kesehatan Digital di Bangka Selatan
Permasalahan stunting, angka kematian ibu dan angka kematian bayi merupakan salah satu indikator dari kesejahteraan masyarakat di suatu negara.
Indonesia termasuk sebagai negara dengan penyumbang angka stunting, angka kematian ibu dan bayi tertinggi di Asia. Sehingga ini menjadi perhatian khusus dari Presiden untuk dapat menuntaskan permasalahan tersebut dan menjadi perhatian oleh pemerintah sesuai dengan salah satu target dari SDGs tahun 2030.
Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, merupakan salah satu kabupaten yang masuk dalam lokus AKI dan lokus stunting tahun 2021. Trend angka kematian ibu dan bayi cenderung turun tetapi masih belum memenuhi target nasional. Begitu pula dengan stunting masih belum memenuhi target dimana sekitar 12,9% anak di wilayah ini menderita stunting.
Untuk itu melalui inovasi teknologi dan program digitalisasi berkelanjutan yang bersifat holistik dan katalistik, permasalahan dari tingginya AKI, AKB dan stunting ini dapat dikelola secara lebih efektif dan efisien. Dengan model yang inklusif untuk dapat memperbaiki kualitas data khususnya data kesehatan ibu dan anak.
Salah satu instrument yang sedang berkembang untuk memaksimalkan memantau perkembangan program kesehatan ibu dan memudahkan pemantauan wilayah setempat (PWS) serta mendeteksi faktor risiko lebih awal dengan teknologi E-Health. Ekosistem Sehati terdiri atas aplikasi (Bidan Sehati), Dashboard, Consultation Center dan alat telemedicine yaitu TeleCTG.