TBS Sawit Susah Dijual, Pemkab Bangka Barat Rapat Koordinasi dengan Perusahaan
"Ini akan berpengaruh terhadap karyawan kami, itu pertimbangan kami belum bisa terima TBS dari luar. Jika 25 hari ke depan tidak ada perubahan, kami juga tidak beroperasi. Para wakil penyuplai TBS juga sudah kami jelaskan, saat ini kami fokus untuk perkebunan," tuturnya.
Berbeda dengan PT Sawindo Kencana, Robby Kurniawan mengatakan perusahaan tetap menerima TBS dari luar, namun dibatasi dengan kapasitas 500 ton per hari.
"Kami menerima dari masyarakat dengan harga Rp2.900 dan mitra tetap kita pentingkan. Kami rapat penentuan harga di provinsi, kondisi sudah berbeda dengan saat ini. Tangki kita juga sudah hampir penuh dan mungkin hanya bertahan satu bulan. Mudah-mudahan teman kita demo di Jakarta membawa angin segar," ujar Robby.
Menindak lanjuti beberapa perusahaan yang tidak mau lagi membeli TBS dari petani, Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming akan menurunkan tim untuk mengecek ke lapangan.
"Masalah perusahaan Sinar Mas Group sudah mulai tidak menerima TBS dari masyarakat yang mandiri, kami memanggil perusahaan untuk mencari solusinya. Kami menurunkan Satgas Pangan meninjau ke lapangan apakah betul seperti yang disampaikan oleh pihak perusahaan. Di sana kami akan melihat seperti apa tangki mereka, apakah benar sudah full," kata Bong Ming Ming.
Editor: Ikhsan Firmansyah