Senjata Tradisional Bangka Belitung, Alat Pertempuran dan Pertanian
Menurut sejarahnya, pada masa pemerintahan Rongga seorang empu pandai besi Kerajaan Majapahit datang ke Kerajaan Badau dan mengajari rakyatnya untuk membuat senjata yaitu parang.
Parang tersebut memiliki bilah panjang yang membesar dari pangkal ke tengah, sedangkan bagian ujungnya lancip dan tajam.
Parang Badau pada masa itu menjadi senjata andalan dalam melawan kolonialisme Belanda di Bangka Belitung, karena Parang Badau dipercaya memiliki kekuatan magis.
2. Siwar
Senjata tradisional Bangka Belitung yang kedua yaitu Siwar. Senjata ini terbuat dari besi tempa yang bilahnya membungkuk atau melengkung ke dalam dan bertangkai kayu.
Senjata tradisional yang satu ini terdiri atas Siwar Pendek dan Siwar Panjang. Siwar Pendek sangat efektif dalam pertarungan jarak dekat karena bermata dua dan ringan mirip belati atau keris.