Hasil Tes Swab Lama, Warga Keluhkan Penanganan Covid-19 di Pangkalpinang
PANGKALPINANG, iNews.id - Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengeluhkan lamanya hasil tes swab dan tidak adanya pelayanan kesehatan bagi orang yang sedang melakukan isolasi mandiri di Pangkalpinang. Sementara warga sudah mendapat sanksi sosial dari tetangga dan tak bisa masuk kerja meksipun hasil swab belum tentu positif.
Hal ini dialami Harry Prasetyo, warga Rejosari Pangkalpinang. Dirinya harus menerima kenyataan pahit. Usaha tokohnya nyaris gulung tikar karena warga takut datang untuk membeli. Ia pun tak dapat ngantor hampir sebulan lamanya.
Harry menceritakan, awalnya pada akhir Desember lalu, dirinya merasakan gejala deman mengarah pada Covid-19. Dia pun berinisiatif ke dokter umum untuk memastikan kondisi kesehatannya.
"Saya ke dokter untuk cek darah apakah ada gejala malaria dan tipus, ternyata hasilnya tidak ada. Karena kondisi saya agak drop pengen rawat inap, tapi setelah rapid test tenyata reaktif dan tidak diperbolehkan rawat inap. Sama dokter saya disuntik dan beri obat penurun demam," kata Harry, Rabu (27/1/2021).
Oleh dokter tersebut, ujar Harry, dia direkomendasikan untuk melakukan uji swab di puskesmas dekat lingkungan tinggalnya.