Gegara Video TikTok, Siswa SMP di Bangka Barat Diminta Mengundurkan Diri dari Sekolah
Akibat dari kebijakan pihak SMPN 4 Muntok ini, AR terancam tidak dapat melanjutkan sekolah setelah sebelumnya juga sempat satu bulan tidak masuk sekolah pascaberedarnya video tersebut.
Menanggapi permasalahan itu pihak Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bangka Barat melakukan mediasi dengan memanggil pihak sekolah SMPN 4 Muntok dan pihak keluarga AR.
"Kami memberikan pandangan dan keputusan kepada pihak sekolah dan orang tua, bahwa sekolah itu lebih ke arah pembinaan dan pendidikan untuk anak. Jadi tidak untuk anak menjadi tidak sekolah," kata Kepala Disdikpora Bangka Barat, Rukiman, Selasa (8/3/2022).
Rukiman menegaskan pihak sekolah tidak diperbolehkan mengambil langkah sampai mengeluarkan siswa dari sekolah, tanpa ada solusi yang jelas dari sekolah yang bersangkutan.
"Tidak boleh kita main langsung lepas-lepas siswa gitu aja, sebab proses pencarian sekolah tadi harus tetap melalui tahapan. Jangan sampai di Bangka Barat ada yang tidak sekolah, kita lebih kepada pembinaan dan kita mengeluarkan siswa dengan proses," ujarnya.
Sementara, Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 4 Muntok, Desliati saat dikonfirmasi membenarkan telah melakukan mediasi dengan pihak AR melalui Disdikpora Bangka Barat, namun dirinya tidak menyampaikan terkait polemik yang terjadi menimpa murid yang baru duduk di kelas tujuh tersebut.
"Kami kemarin kan sudah mediasi, jadi kemarin sudah selesai ya. Maaf untuk masalah ini kemarin sudah mediasi, maaf tidak bisa jawab. Maaf ya,” ucap Desliati.
Editor: Ikhsan Firmansyah