Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV! ABK Tewas Terjepit Truk saat Atur Kendaraan Masuk Kapal di Pelabuhan Merak
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Sakit, ABK KM Harapan Kita Bersama Meninggal di Perairan Lepar Pongok

Senin, 20 Februari 2023 - 10:20:00 WIB
Diduga Sakit, ABK KM Harapan Kita Bersama Meninggal di Perairan Lepar Pongok
ABK KM Harapan Kita Bersama meninggal dalam pelayaran di perairan Tanjung Merun, Kecamatan Lepar Pongok, Bangka Selatan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKA SELATAN, iNews.id - Seorang anak buah kapal (ABK) KM Harapan Kita Bersama, meninggal dalam kapal saat berlayar di perairan Tanjung Merun, Kecamatan Lepar Pongok, Bangka Selatan. Korban adalah Aco bin Hasan (68) warga Pademangan, Jakarta Utara.

Jenazah korban dievakuasi oleh anggota Satpolairud Polres Bangka Selatan dan Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan mengatakan, korban berlayar dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta hendak menuju Pelabuhan Pangkalan Nipah Kuning di Pontianak Kalimantan Barat pada 11 Februari 2023.

Pada Senin, 13 Februari 2023, KM Harapan Kita Bersama melego jangkar di perairan Tanjung Merun. Pada Sabtu, 18 Februari 2023 terjadi cuaca buruk.

 "Saksi melihat korban saat itu sedang duduk di kursi dek bawah dalam keadaan lemas tidak bergerak," katanya, Minggu (19/2/2023). 

Saksi bernama Baharudin bin Daud itu lalu memanggil ABK lain di kapal untuk naik ke dek atas. Perut korban masih bergerak saat diangkat. Namun korban akhirnya meninggal.

"Kemudian korban dibaringkan di atas tempat duduk panjang di dek atas dalam keadaan sudah meninggal dunia," ujarnya.

Menurut informasi, korban sebelum berangkat berlayar sempat berobat ke klinik di Jakarta Utara karena mengalami komplikasi asam urat, gula darah dan asam lambung.

Jenazah korban setelah dievakuasi ke daratan lalu dibawa ke RSUD Bangka Selatan.

"Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena komplikasi penyakit yang dideritanya," tuturnya.

Di meja dalam kamar tidur korban di dalam kapal ditemukan obat-obatan penyakit yang dideritanya. 

"Berdasarkan permintaan keluarga korban, jenazah korban dimakamkan di TPU Desa Sadai," katanya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut