Berkah di Tengah Pandemi, Warga Babel Olah Lidi Nipah Jadi Komoditas Ekspor
Kendati baru dimulai sejak masa pandemi, buah kreatifitas warga di sana sudah sampai ke negara Nepal. Tak cuma itu, permintaan juga datang dari Jepang.
Pengepul lidi nipah, Jafri mengaku, mereka diminta mengirimkan 100 ton lidi nipah per bulan.
"Kami sudah ekspor itu sudah dua kali ke Nepal, pertama itu 12 ton dan kedua 11 ton. Permintaan 100 ton karena ada juga permintaan dari Jepang. Tapi karena pencari lidi nipah ini hanya di Kota Kapur, jadi kami tidak tercover untuk memenuhi permintaan itu," ujar Jafri.
Apalagi, hanya 25 dari 75 orang yang tergabung dalam kelompok Koperasi Angsa Putih yang aktif mencari lidi nipah di Desa Kota Kapur.
Suksesnya petani lidi nipah ini, setelah mengikuti binaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.