4 Kasus Kekerasan Anak di Bangka Selatan Terungkap, Semua Pelaku Merupakan Orang Dekat Korban
BANGKA SELATAN, iNews.id - Polres Bangka Selatan berhasil mengungkap empat kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur sepanjang periode Januari hingga Maret 2022. Ironisnya, semua pelaku merupakan orang dekat korban yang didominasi kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.
Pengungkapan kasus tersebut berawal pada 4 Januari 2022. Polisi berhasil menangkap MZ oknum guru silat di salah satu desa di Kecamatan Airgegas, karena diduga melakukan pencabulan terhadap tiga orang murid perempuannya yang baru berusia 11-13 tahun.
Kasus tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga sempat menggelar aksi dukungan pengungkapan kasus kepada pihak kepolisian di halaman Mapolres Bangka Selatan.
Pada 22 Januari 2022, polisi kembali berhasil melakukan pengungkapan kasus kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Toboali. Kekerasan fisik tersebut dilakukan oleh NV oknum guru terhadap keponakannya yang baru berusia 11 tahun.
Selanjutnya, kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terkuak pada Jumat 18 Maret 2022 di Kecamatan Payung. Kekerasan seksual itu dilakukan oleh PY terhadap anak tetangganya yang baru berusia 4,8 tahun.
Kemudian pada kamis 17 Maret 2022, kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terungkap di Kecamatan Lepar Pongok. Kekerasan seksual itu dilakukan oleh JD terhadap keponakannya yang baru berusia 15 tahun hingga hamil.