200 Warga Pesisir Mentok Divaksin Covid-19
Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi di lokasi itu karena selama ini warga pesisir lebih banyak beraktivitas di laut dan enggan melaksanakan vaksinasi yang digelar di gerai-gerai vaksin yang ada. Sebab, jarak tempuh dan banyaknya antrean yang menyita waktu cukup lama.
"Peserta vaksinasi warga pesisir ini sebagian besar adalah para nelayan, anak buah kapal dan warga yang tinggal di kampung nelayan. Ini inisiatif kami agar mereka juga mendapatkan suntikan vaksin, sehingga bisa terlindungi dari dampak berat jika tertular virus," katanya.
Kepala Puskesmas Mentok Hariyanto yang ikut hadir di lokasi kegiatan mengatakan vaksin yang digunakan pada kegiatan itu adalah AstraZeneca. Penyuntikan dosis kedua rencananya dilaksanakan tiga bulan kemudian di tempat yang sama.
"Sebelum pemberian vaksin, para calon peserta sudah diberikan edukasi terkait KIPI dari vaksin AstraZeneca. Ini merupakan upaya kita untuk mendukung percepatan menuju kekebalan kelompok sehingga nantinya bisa kembali ke zona hijau," ucapnya.
Guna mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok terhadap Covid-19, hari ini pemerintah setempat juga menggelar vaksinasi massal di beberapa lokasi.
“Antara lain di Puskesmas Mentok, Kundi, Simpangteritip, Jebus, Puput, Sekarbiru, Kelapa, Tempilang, dan Museum Timah Indonesia Mentok,” katanya.
Editor: Ikhsan Firmansyah