Kiamat kubra adalah kiamat besar ditandai dengan tiupan sangkakala dari Malaikat Isrofil dan hancurnya seluruh alam raya. Setelah itu, Allah SWT menghidupkan kembali seluruh manusia untuk dikumpulkan di Padang Mahsyar guna dimintai pertanggungjawaban dan dihisab amal ibadahnya masing-masing.
Dalam Al Qur'an, Allah SWt berfirman:
وَيَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَفَزِعَ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الأرْضِ إِلا مَنْ شَاءَ اللَّهُ وَكُلٌّ أَتَوْهُ دَاخِرِينَ
Artinya: Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah, Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. (QS. An Naml ayat 87)
Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah SWT menceritakan tentang dahsyatnya hari sangkakala ditiup pada tiupan yang pertama, yaitu tiupan yang membuat semua makhluk terkejut karena kedahsyatannya.
Di dalam hadis disebutkan bahwa sur adalah sangkakala yang ditiup. Tiupan yang pertama, yaitu tiupan yang mematikan semua makhluk, dilakukan sangat lama.