Rumah Masih Terendam Banjir, Warga Aceh Tamiang Bertahan di Posko Pengungsian
Sementara itu, Pemkab Aceh Tamiang mencatat sebanyak lebih dari 3.000 warga di 43 di tujuh kecamatan terdampak banjir.
Diberitakan sebelumnya, banjir di Kabupaten Aceh Tamiang menelan korban jiwa. Seorang balita berusia tiga tahun dan kakek tewas akibat terseret arus.
Dua korban tewas, yaitu, Atta Hafiz Al Farezi (3) warga Desa Kampung Landuh, Kecamatan Rantau dan Muhammad Yaqub (82) warga Desa Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka.
Kepala Pelaksana PBPD Aceh Tamiang Imam Suhery mengatakan, banjir di wilayah Aceh Tamiang meluas. Hal ini terjadi karena masih tingginya curah hujan yang mengguyur daerah tersebut.
"Untuk balita berusia 3 tahun meninggal karena tenggelam. Korban terlepas dari pengawasan kedua orang truanya saat sedang bermain banjir," kata Imam Suhery, Senin (23/1/2023).
Dia menyatakan, balita itu jatuh ke dalam selokan yang saat itu terendam banjir setinggi dua meter. Sementara kakek Yaqub meninggal karena perahu yang ditumpanginya terbalik. Pada saat sama arus air sedang deras dan menyeret korban.
Editor: Agus Warsudi