PVMBG: Status Gunung Bur Ni Telong di Bener Meriah Aceh Naik ke Level III Siaga
Sementara itu, hasil pengamatan visual pada pukul 21.44 WIB menunjukkan kondisi gunung terlihat jelas dan belum teramati adanya asap kawah.
PVMBG mencatat bahwa peningkatan kegempaan Gunung Bur Ni Telong sebenarnya telah berlangsung sejak Juli 2025 dan menunjukkan tren semakin intensif serta dangkal pada periode November hingga Desember 2025. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya pergerakan magma di dalam tubuh gunung yang mudah terpicu oleh aktivitas gempa tektonik di sekitar wilayah tersebut.
Lana Saria mengungkapkan, potensi bahaya Gunung Bur Ni Telong dapat berupa erupsi yang dipicu gempa tektonik maupun erupsi freatik yang bisa terjadi tanpa didahului peningkatan kegempaan yang signifikan.
“Potensi ancaman bahaya lain dapat berupa hembusan gas-gas vulkanik di daerah sekitar tembusan solfatara dan fumarol yang dapat membahayakan jika konsentrasi gas yang terhirup melebihi nilai ambang batas aman,” katanya.
Berdasarkan kondisi itu, PVMBG mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di sekitar kawah Gunung Bur Ni Telong. PVMBG menetapkan radius aman sejauh 4 kilometer dari kawah dan melarang aktivitas di area fumarol dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan karena konsentrasi gas berbahaya dapat meningkat.