Profil Rusdi Sufi, Sejarawan Aceh Penerima Bintang Jasa Utama
JAKARTA, iNews.id - Presiden Jokowi menganugerahi bintang jasa utama kepada mendiang Rusdi Sufi atas pengabdiannya pada bidang sejarah dan memelihara budaya Aceh. Rusdi yang meninggal pada 2018 sudah lama dikenal sebagai pakar sejarah dan budaya Aceh yang telah mempublikasikan ratusan buku.
Penganugerahan bintang jasa utama diberikan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 76, 77 dan 78/TK/2021 tertanggal 4 Agustus 2021. Nama Rusdi berada pada urutan pertama dari empat orang yang dianugerahi tanda kehormatan bintang jasa utama.
Penganugerahan diberikan Presiden Jokowi kepada perwakilan keluarga dan disaksikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/8/2021). Seremoni penganugerahan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dikutip dari laman pusat data informasi Aceh (PDIA), Rusdi lahir di Banda Aceh tanggal 14 Agustus 1944 atau setahun sebelum kemerdekaan. Lebih dari separuh hidupnya dihabiskan untuk menggali dan meneliti sejarah dan budaya Aceh.
Rusdi yang dikenal fasih berbicara bahasa Belanda karena pernah kuliah magang di Leiden merupakan pensiunan dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Dia pernah menjabat sejumlah posisi penting seperti Kepala Kantor Arsip Nasional Aceh dan Sumatera Utara (1998-2001) serta Kepala PDIA (2004-2012).