Pemerintah Bangun Huntara Terpusat dan In-Situ untuk Warga Aceh Tamiang Korban Banjir
Dalam penanganan pascabanjir Aceh Tamiang, BNPB mencatat sekitar 120 kepala keluarga memilih skema huntara in-situ. Skema ini memungkinkan hunian sementara dibangun di atas atau dekat lokasi rumah lama yang terdampak.
“Sifatnya sementara itu, tetap dibangun di lokasi rumah yang lama karena ada keperluan ke tempat kerja atau ke tempat sekolah dan lain-lain,” ujarnya.
Menurut Abdul Muhari, pilihan tersebut dinilai lebih efektif bagi warga yang memiliki keterikatan kuat dengan lingkungan sekitar, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Selain Aceh Tamiang, pemerintah juga terus memantau perkembangan penyediaan hunian pascabencana di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Di Sumatra Utara, pembangunan huntara, huntap, serta penyaluran DTH disebut telah selesai di sejumlah lokasi terdampak.
Sementara di Sumatra Barat, progres penyaluran DTH menunjukkan perkembangan signifikan.