Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Buka Lapangan Kerja bagi Warga Terdampak Banjir
“Alhamdulillah dengan adanya pembangunan Huntara ini, mungkin bisa menyerap tenaga dari apa, penduduk lokal yang kena musibah. Lebih kurang sekitar 80 persenan bantu tenaga yang orang lokal yang kena musibah,” katanya.
Selain membuka lapangan kerja, pembangunan huntara Aceh Tamiang juga diharapkan dapat segera memberikan tempat tinggal layak bagi masyarakat terdampak selama masa transisi pemulihan.
“Mudah-mudahan dengan adanya proyek Huntara ini, bisa buat warga setempat ini bisa segera menghuni, karena kasihan juga, saya lihat, di pelosok-pelosok juga masih banyak yang terlantar. Mudah-mudahan kan ini secepatnya, rumah hunian ini bisa ditempati,” ucapnya.
Hunian sementara tersebut disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak banjir agar mereka dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tertata dan aman.
Pembangunan huntara Aceh Tamiang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari MCK, tandon air, musala, tempat wudu dan cuci, jalan pedestrian, drainase, hingga sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) kawasan. Seluruh fasilitas dirancang agar hunian dapat langsung digunakan dan memenuhi kebutuhan dasar para penghuninya.