Operasi SAR Serentak di Aceh, Sumut dan Sumbar: Fokus Evakuasi dan Cari Korban Hilang
Basarnas menempatkan penyelamatan nyawa sebagai prioritas utama dalam seluruh operasi SAR serentak di Aceh, Sumut dan Sumbar. Di lapangan, tim menggunakan metode manual maupun dukungan teknologi sesuai karakter medan di masing-masing lokasi. Penentuan pola operasi sangat bergantung pada kondisi cuaca, akses jalan dan tingkat risiko di sekitar titik pencarian.
Sementara operasi SAR berjalan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat penanganan darurat infrastruktur sebagai penunjang evakuasi.
Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti memaparkan sejumlah kerusakan yang berdampak langsung pada akses warga dan pergerakan tim SAR.
“Upaya identifikasi kerusakan infrastruktur masih terkendala hujan yang belum berhenti. Empat jembatan dilaporkan terputus di Aceh, sementara di Sibolga dan Tapanuli Tengah terdapat sekitar 20 titik longsor yang masih sulit dipetakan,” kata Diana, Jumat (28/11/2025).
Putusnya empat jembatan di Aceh dan puluhan titik longsor di Sibolga serta Tapanuli Tengah membuat distribusi logistik dan pergerakan tim penyelamat terhambat. Beberapa ruas jalan nasional dan jalur penghubung antardaerah tertutup material lumpur, batu, dan pohon tumbang. Kondisi ini membuat banyak wilayah hanya bisa dijangkau secara bertahap dengan memperhitungkan faktor keselamatan petugas.