Lien terjadi ketika ada huruf bertanda baca fathah kemudian setelahnya ada huruf lien yang bertanda sukun. Hurufnya ada 2 yaitu : ( و ي )
4. Inhiraf artinya condong atau miring. Maksudnya adalah pengucapan hurufnya miring setelah keluar dari ujung lidah. Hurufnya ada 2 yaitu : ( ر ل )
5. Takrir artinya mengulangi. Maksudnya adalah lidah bergetar saat mengucapkan huruf ( ر ) namun tidak berlebihan apalagi sampai terucap lebih dari satu huruf ro.
6. Tafasysyi artinya menyebar. Maksudnya adalah penyebaran suara saat mengucapkan huruf Syin ( ش ) dari makhraj hingga berbenturan dengan sisi bagian dalam gigi-gigi atas dan bawah.
7. Istitha'ah artinya memanjang. Maksudnya adalah mengucapkan huruf ( ض ) hendaklah disertai memanjangnya suara dari awal sisi lidah sampai ujungnya, disebelah kiri atau kanan lidah.
8. Ghunnah adalah sifat untuk huruf nun ( ن ) dan mim ( م ) baik berharakat ataupun sukun, baik nampak dengan jelas, di-idghomkan, ataupun disembunyikan. Hanya saja panjang ghunnah berbeda sesuai kondisi nun dan mim.
Demikianlah penjelasan mengenai Makhorijul huruf dan sifatul huruf.
Editor: Komaruddin Bagja