Kisah Heroik Kanit Resmob Polda Jambi Tangkap Begal Hingga Kena Tombak di Perut
Sedangkan Kanit Resmob Polda Jambi tersebut langsung dibawa petugas ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan perawatan medis.
Atas kejadian ini, pihaknya sudah memberikan pengertian kepada keluarga pelaku. "Kita sampaikan apa adanya. Tindakan tegas diambil karena tindakan pelaku juga beresiko terhadap anggota polisi lainnya," ucapnya.
Untuk diketahui, sebelum terjadi penangkapan Taufik, petugas terlebih dahulu meringkus dua orang rekannya, yaitu Husni dan Deni di Kabupaten Tanjab Timur, Jambi.
Kabid Humas menambahkan, pria yang menjadi DPO tersebut menjadi buruan polisi di tiga wilayah Polres di Provinsi Jambi, yaitu di Polres Batanghari, Tanjab Timur (Tanjabtim) dan Polresta Jambi.
"Dari catatan polisi, DPO Taufik Galing telah melakukan aksinya 6 kali di Batanghari, 3 kali di Tanjabtim dan 2 kali di wilayah hukum Polresta Jambi," tutur Mulia.
Dia juga mengatakan, bahwa kondisi korban terkini sudah membaik. "Meski sempat mengalami masa kritis, tapi saat ini AKP Johan Silaen sudah siuman dan dalam keadaan sadar. Korban juga sudah dipindahkan ke Rumkit Bhayangkara untuk perawatan lebih lanjut," ujarnya.
Dia juga menegaskan, tombak yang sempat bersarang di tubuhnya sudah berhasil dicabut. "Mohon doanya agar diberi kekuatan dan kesembuhan," ujarnya.
Editor: Kastolani Marzuki