Kawanan Gajah Liar Mengamuk dan Rusak Lahan Warga 3 Desa di Pidie
Menurutnya, di antaranya kawanan gajah liar itu, ada bayi gajah yang diduga baru saja melahirkan di kebun warga.
Zul Azmi berharap pada pihak terkait agar segera menangani kejadian ini, karena banyak petani terganggu hingga tidak berani melakukan aktivitasnya dan hewan liar tersebut sudah mendekati ke pemukiman penduduk.
Sebelumnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyatakan konflik gajah dengan manusia di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh terjadi hampir setiap hari.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh Kamarudzaman mengatakan konflik gajah tersebut terjadi karena habitat satwa dilindungi tersebut terganggu dan rusak.
"Konflik atau gangguan gajah terhadap manusia terjadi hampir setiap hari di Aceh. Ini terjadi karena kawasan hutan yang menjadi habitat liar dilindungi tersebut sudah rusak atau terganggu dan berubah fungsi," kata Kamarudzaman.
Kamarudzaman mengatakan populasi gajah di Provinsi Aceh diperkirakan 500 hingga 600 ekor. Wilayah yang sering terjadi konflik gajah dengan manusia di antaranya di Kabupaten Pidie, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Timur.
Editor: Kastolani Marzuki