Ibnu Batutah, Cendekiawan Maroko yang Berkelana ke Berbagai Pelosok Dunia Abad Pertengahan
Ibnu Batutah kemudian melanjutkan perjalanan dengan melewati kairo dan Aydhab. Namun, karena banyaknya penyamun ia kembali ke Kairo dan meneruskan perjalanan lewat Gaza dan terus ke Yerusalem.
Dari Yerusalem, ia terus menuju ke Hammah, Aleppo, Damaskus, Syria, hingga akhirnya tiba di Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.
Perjalanannya bisa saja berhenti di situ, namun setelah menunaikan ibadah haji, Ibnu Batutah kemudian memutuskan untuk menjelajahi negeri-negeri muslim yang lain.
Keputusan ini diambilnya setelah ia mendapatkan sebuah mimpi, dimana dalam mimpi tersebut ia dibawa terbang ke timur oleh seekor burung raksasa dan ditinggalkan di sana.
Mimpi tersebut kemudian diterjemahkan oleh seorang cendekiawan sebagai tanda bahwa Ibnu Batutah akan pergi menjelajahi bumi.
Dari sinilah, petualangan menjelajahi dunia yang dilakukan Ibnu Batutah dimulai.
Menurut Ross E Dunn,profesor sejarah dari San Diego State University, petualangan Ibnu Batutah terjadi hampir selama 30 tahun dan melintasi daerah-daerah yang sama luasnya dengan 44 negara di masa modern.