Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sindikat Joki UTBK di Surabaya Dibongkar, 14 Orang Ditangkap Termasuk 3 Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Dokter di Aceh Sebut Air Kelapa Hilangkan Efek Vaksinasi Hanya Mitos

Minggu, 04 Juli 2021 - 14:15:00 WIB
Dokter di Aceh Sebut Air Kelapa Hilangkan Efek Vaksinasi Hanya Mitos
Dokter Ahli Penyakit Dalam Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Edi Hidayat, menilai masyarakat keliru mengartikan air kelapa sebagai penangkal efek vaksinasi Covid-19. Foto: Antara/Teuku Dedi Iskandar
Advertisement . Scroll to see content

SUKA MAKMUE, iNews.id - Meminum air kelapa sebelum dan sesudah vaksinasi Covid-19 dapat menghilangkan efek vaksin hanya mitos. Dokter ahli penyakit dalam Nagan Raya, Edi Hidayat, meminta masyarakat menghentikan fenomena mengonsumsi air kelapa ini karena vaksin Covid-19 bukan racun.

Menurutnya, tidak ada relevansi antara air kelapa dengan vaksinasi. Sebab vaksin yang disuntik ke dalam tubuh merupakan antigen untuk membentuk antibodi sehingga memperkuat imunitas seseorang untuk kebal dari virus.

"Fenomena ramai-ramai minum air kelapa untuk mencegah fungsi vaksin itu sebaiknya dihentikan karena fungsi vaksin yang masuk ke dalam tubuh itu tetap ada," kata Edi Hidayat, di Nagan Raya, Minggu (4/7/2021).

Edi menegaskan, vaksin yang sudah disuntik bukan racun seperti yang selama ini disangka oleh sebagian besar masyarakat di Tanah Air, termasuk di Aceh. Masyarakat dianggap telah salah kaprah mengartikan air kelapa.

Dia menyebutkan, di dalam 100 mililiter air kelapa mengandung senyawa natrium, fosfor, kalsium, karbohidrat, serta kandungan vitamin lainnya untuk memperkuat imunitas. Sebab vitamin di dalam air kelapa berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas di dalam tubuh, dan sama fungsinya dengan vaksin Covid-19 yang sudah disuntik ke masyarakat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut