Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

Derita Korban Banjir di Aceh Tamiang: Kami Butuh Tanggul Bukan Mi Instan

Rabu, 21 Desember 2022 - 17:44:00 WIB
Derita Korban Banjir di Aceh Tamiang: Kami Butuh Tanggul Bukan Mi Instan
Bocah korban banjir tanggul jebol di Aceh Tamiang (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Itu hanya aksi spontanitas saja, warga tidak sedang berunjuk rasa tapi ingin menyampaikan pesan dari lokasi tanggul melalui poster kepada khalayak ramai," kata dia

Adi Syahputra warga Desa Balai, Kecamatan Bendahara juga mengeluhkan kondisi tanggul jebol. Pasalnya selain masuk ke permukiman banjir juga merusak lahan pertanian masyarakat. Bahkan dampak tanggul jebol di Marlempang berimbas luas kesejumlah desa lainnya.

"Kami sebagai warga hilir yang sangat merasakan dampak banjir luapan sungai minta kepada pemerintah lebih serius menyelesaikan permasalahan tanggul jebol ini," kata Adi.

"Jangan cuma menyalurkan bantuan sembako, karena kami butuh tanggul bukan mie instan," lanjut Adi.

Awalnya, kerusakan tanggul hanya selebar lima meter. Diameter tanggul jebol makin lebar usai bencana banjir di awal tahun 2022.

Bahkan bencana banjir besar kembali terulang di bulan November 2022 membuat badan tanggul tanah tersebut makin kritis.

"Kondisi sekarang makin parah, bentangan tanggul jebol sudah setengah dari lebar sungai Aceh Tamiang," kata dia.

Lebih lanjut tokoh pemuda Desa Marlempang ini sangat menyayangkan hingga saat ini tidak ada bukti konkret dari pemdan dan pemprov Aceh untuk perbaikan tanggul tersebut.

"Janji untuk perbaikan pun tidak pernah kami dengar dari pemerintah. Yang ada kami lihat tanggul ini cuma dijadikan lokasi foto-foto oleh orang dinas dan pejabat pasca banjir," tutupnya.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut