Berkunjung ke Kerajaan Beutong Aceh, Ketua DPD La Nyalla Terima Gelar Ampon Chiek
"Apa yang kita lihat dan rasakan belakangan ini, semua seperti berjalan suka-suka. Aturan yang tidak sesuai, diganti. Undang-undang dikebut cepat untuk disahkan, walaupun masyarakat menolak," ujarnya.
Menurut La Nyalla, semua bisa terjadi karena bangsa ini telah meninggalkan Pancasila. Padahal Pancasila lah yang mampu menjadi wadah bagi semua elemen bangsa yang majemuk dari Sabang sampai Merauke.
"Karena Pancasila memperjuangkan agar bangsa ini berketuhanan, berperikemanusiaan, bersatu, mengutamakan musyawarah dan menjadikan keadilan sosial sebagai inti dari cita-cita bangsa," ujarnya.
Karena itu, La Nyalla terus-menerus menggugah kesadaran publik agar serius memikirkan masa depan Indonesia sehingga cita-cita para pendiri bangsa lebih cepat terwujud. Dengan begitu, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Bangsa ini harus memberi ruang bagi negarawan dan kelompok-kelompok nonpartisan. Negarawan berpikir tentang pentingnya masa depan generasi yang akan datang," ujarnya.