Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Oknum Guru di Sumedang Diduga Culik Siswi SD 2 Hari, Ditangkap saat Bonceng Korban
Advertisement . Scroll to see content

Beredar Detik-Detik Korban Minta Uang Tebusan Rp50 Juta saat Dianiaya Terduga Oknum Paspampres 

Senin, 28 Agustus 2023 - 06:40:00 WIB
Beredar Detik-Detik Korban Minta Uang Tebusan Rp50 Juta saat Dianiaya Terduga Oknum Paspampres 
Beredar Detik-Detik Korban Minta Uang Tebusan Rp50 Juta saat Dianiaya Terduga Oknum Paspampres (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

BIREUEN, iNews.id - Video detik-detik korban penganiayaan terduga oknum paspampres menelepon kerabat meminta uang tebusan Rp50 juta viral di media sosial. Terdengar korban Imam Masykuri (25) menangis.

Diketahui jika korban merupakan warga Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Dalam video amatir itu terdengar suara korban menelepon keluarganya, meminta supaya dikirimkan uang Rp50 juta. 

Disebutkan, korban diancam akan dibunuh. Korban bahkan meminta adiknya menelepon ibu mereka supaya mengirimkan uang secepatnya.

Ngerinya, dalam video lain oknum penculik juga mengirimkan rekaman kepada keluarga Imam Masykur yang berisi kondisi korban yang sedang disiksa. 

Sebelumnya, Komandan Paspampres (Danpaspampres), Mayjen TNI Rafael Granada Baay memastikan anggotanya yang diduga melakukan aksi penganiayaan itu bakal menjalani proses hukum. 

"Terkait kejadian penganiayaan di atas, saat ini pihak berwenang yaitu Pomdam Jaya sedang melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan adanya keterlibatan anggota Paspampres dalam tindak pidana penganiayaan," kata Rafael, Minggu (27/8/2023).

Rafael menegaskan saat ini oknum anggota Paspampres yang diduga melakukan penganiayaan tersebut telah ditahan di Pomdam Jaya. Oknum Paspampres tersebut dikabarkan bernama Praka Riswandi Manik dan dua orang lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut