Banjir Lhokseumawe dan Aceh Barat Rendam 53 Gampong, Puluhan KK Mengungsi
Kecamatan Blang Mangat juga menjadi titik banjir Lhokseumawe dan Aceh Barat dengan cakupan cukup luas. Wilayah Mesjid Punteut, Blang Punteut, Kumbang Punteut, Rayeuk Kareung, Asan Kareung, Mane Kareung, Blang Buloh, Blang Weu Baroh, Alue Lim, Baloi, Blang Cut, dan Blang Teue ikut terendam. Aktivitas warga terganggu karena genangan masuk ke pekarangan dan rumah.
Kecamatan Muara Dua dan Muara Satu di Lhokseumawe pun tidak luput dari banjir. Gampong Panggoi, Paya Bili, Uteun Kot, Gampong, Blang Poroh, Mns Mee, Cot Girek, Paya Punteut, Mns Alue, Mns Mesjid, Padang, Cot Tring, Paloh Dayah, Ujong Pacu, dan Blang Pulo terlapor tergenang air.
“Meski upaya penanganan terus dilakukan, laporan terkini banjir masih belum surut,” katanya.
Sementara itu, di wilayah Aceh Barat merendam 16 gampong di empat kecamatan. Banjir di daerah ini disebabkan meluapnya aliran sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Woyla dan Meureubo. Luapan air sungai menggenangi permukiman yang berada di dataran rendah dan dekat bantaran.
“(Kabupaten Aceh Barat, banjir) Merendam permukiman warga di empat kecamatan dengan sebaran mencapai 16 gampong,” tutur Abdul.