Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Huntara untuk Warga Aceh dan Sumut yang Desanya Hilang Ditargetkan Rampung 3 Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Aceh dan Sumut, 25 Desa Hilang dan Tak Bisa Dihuni Lagi

Kamis, 08 Januari 2026 - 20:00:00 WIB
Banjir Aceh dan Sumut, 25 Desa Hilang dan Tak Bisa Dihuni Lagi
Puluhan desa di Aceh dan Sumut hilang akibat banjir. Para warganya akan direlokasi. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Relokasi ini dilakukan secara menyeluruh dengan konsep pembangunan desa baru agar warga dapat kembali beraktivitas secara normal dan aman dari ancaman bencana susulan.

Selain relokasi kolektif, pemerintah juga memberikan opsi kedua berupa bantuan mandiri bagi warga yang memilih pindah ke lokasi lain sesuai pilihan pribadi.

Dalam skema ini, pemerintah menyiapkan bantuan pembangunan rumah sebesar Rp60 juta per keluarga. Tidak hanya itu, warga juga akan mendapatkan bantuan tambahan untuk menunjang kehidupan pascabencana.

Bantuan tersebut meliputi dana perabotan sebesar Rp3 juta, modal ekonomi sebesar Rp5 juta, serta bantuan tunai melalui Program Keluarga Harapan (PKH) selama enam bulan.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak menyarankan warga kembali membangun rumah di lokasi desa lama yang terdampak banjir Aceh dan Sumut. Berdasarkan kajian geologis, wilayah tersebut masuk dalam zona merah rawan bencana.

“Lokasi tersebut rawan banjir bandang dan longsor. Meski saat ini sudah kering, potensi bencana serupa di masa depan tetap ada. Kami tidak ingin warga menanggung risiko yang sama lagi,” ucapnya.

Saat ini, pemerintah masih terus melakukan pendataan secara menyeluruh agar penyaluran bantuan pascabencana banjir Aceh dan Sumatra Utara, baik bantuan fisik maupun tunai, dapat tepat sasaran. Pemerintah berharap langkah ini mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat serta mencegah terulangnya dampak bencana serupa di masa mendatang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut