Akses Mulai Pulih, Pemerintah Gencarkan Airdrop dan Distribusi Logistik untuk Aceh Tamiang
Pemkab Aceh Tamiang telah mengirim bantuan ke delapan desa terisolir di Kecamatan Sekerak. Di Desa Sekumur, rumah-rumah warga hanyut terbawa banjir sehingga bantuan untuk 1.000 penduduk harus dikirim melalui jalur sungai.
“Ada satu kampung rumah hanyut karena banjir, Desa Sekumur. Itu sudah kita drop untuk 1.000 masyarakat di sana. Kita drop pakai sampan,” kata Armia.
Pemkab juga mengajukan penambahan helikopter dari Mabes Polri untuk memperluas jangkauan bantuan.
Kapolri memerintahkan penggunaan metode airdrop di daerah yang helikopternya tidak memungkinkan untuk mendarat karena medan ekstrem. Komjen Pol Mohammad Fadil Imran menegaskan bahwa tidak boleh ada hambatan dalam penyaluran bantuan.
“Bapak Kapolri menegaskan bahwa tidak boleh ada hambatan dalam penyaluran bantuan. Jika helikopter tidak bisa landing karena medan terdampak bencana, maka airdrop menjadi pilihan agar masyarakat tetap mendapatkan bantuan tepat waktu,” ujarnya.