Akses Jalan Putus 26 Hari, Kapolres Gayo Lues Tembus Medan Ekstrem Bawa Bantuan ke Pining
Melihat kondisi tersebut, rombongan membeli seluruh hasil dagangan warga dan menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak isolasi.
Perjalanan menuju Kecamatan Pining memakan waktu tiga hari dengan dua malam bermalam di Desa Pepelah dan Desa Pintu Rime. Pada hari ketiga, rombongan akhirnya tiba di Kecamatan Pining dan disambut haru oleh warga yang telah lama terisolasi akibat akses jalan Kecamatan Pining terputus.
Kedatangan aparat kepolisian bersama unsur Forkopimda membawa harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam percepatan pemulihan akses dan distribusi bantuan.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago, menyatakan bahwa langkah yang dilakukan Polres Gayo Lues merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.
“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Apa yang dilakukan Kapolres Gayo Lues bersama TNI dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen negara untuk memastikan masyarakat tidak merasa ditinggalkan, meskipun berada di wilayah terisolasi dengan medan yang berat,” ujarnya dikutip Sabtu (27/12/2025).
Dia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam penanganan dampak bencana di wilayah terpencil.
“Kepedulian dan kehadiran langsung di lapangan adalah bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga,” katanya.
Editor: Donald Karouw