Terdongkrak GIIAS, Penjualan Mobil di Indonesia 2025 Masih Lesu Dibanding Tahun Lalu
Sebagai informasi, penjualan secara wholesales pada Juli 2024 mencapai 74.230 unit. Jika dibandingkan pencapaian pada Juli 2025, angkanya turun sebesar 18,4 persen. Sementara angka retail turun 17 persen, dari 75.588 unit menjadi 62.770 unit.
Secara akumulatif pada Januari-Juli 2025, penjualan secara wholesales sebesar 435.390 unit. Capaian ini turun sebesar 10,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang terdistribusi sebanyak 484.250 unit.
Hal yang sama juga terjadi pada penjualan retail, dengan pengiriman sebanyak 453.278 unit selama tujuh bulan tahun ini. Angka tersebut turun 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan ada peningkatan jumlah pengunjung di GIIAS 2025. Tapi, disebutkan bahwa penjualan menurun dibandingkan edisi sebelumnya.
"Pameran ini memang (tujuan) utamanya bukan untuk menjual (mobil), bukan. Tujuan utama pemeran ini adalah untuk mengkomunikasikan, menginformasikan mengenai teknologi terbaru dan model terbaru kepada pengunjung," kata Nangoi di GIIAS 2025.
Gaikindo belum merevisi target penjualannya tahun ini dengan 900 ribu unit terdistribusi hingga akhir 2025. Tersisa 5 bulan lagi, berarti anggotanya harus menjual sebanyak 464.610 unit demi mencapai target tersebut.
Editor: Dani M Dahwilani