Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Bus dan Truk Dipicu Human Error, Hino Tekankan Kompetensi Driver dan Perawatan Kendaraan
Advertisement . Scroll to see content

Tekan Angka Kecelakaan, Hino Gembleng Sopir Truk dan Bus Tingkatkan Keselamatan di Jalan

Senin, 31 Januari 2022 - 19:12:00 WIB
Tekan Angka Kecelakaan, Hino Gembleng Sopir Truk dan Bus Tingkatkan Keselamatan di Jalan
Tingginya kasus kecelakaan di jalan yang melibatkan kendaraan komersial, seperti truk dan bus menjadi perhatian banyak pihak. (Foto: Dok/HMSI)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengungkapkan, HTSCC memiliki instruktur terlatih dan tersertifikasi. Hino juga memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) atau disebut LSP-LPK HMSI yang merupakan LSP PIHAK 1 Pendidikan yang didirikan berdasarkan SK LPK nomor 006/SK/LPK-HMSI/IV/2021, merupakan perpanjangan tangan dan sudah berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 

"Kami ingin melahirkan sebanyak mungkin duta keselamatan berkendara dari fasilitas ini. Menyempurnakan apa yang sudah kami lakukan di bidang safety driving bersama pemerintah, sehingga keselamatan berkendara menjadi sebuah budaya bangsa," ujar COO-Director HMSI, Santiko Wardoyo.

Safety Driving

Pada 2017 sampai 2019, HMSI gencar mengkampanyekan keselamatan berkendara melalui Hino Safety Driving Competition (HSDC). Total ada 31 kali event di 23 kota besar di seluruh Indonesia yang Hino datangi untuk kampanye keselamatan berkendara dapat semakin berdampak luas di tengah masyarakat.  

Dia mangungkapkan total ada 2.275 peserta pengemudi truk dan bus dari 1.687 perusahaan ambil bagian dalam kegiatan ini. Hari pertama pengemudi mengikuti tes tertulis mengenai keselamatan berkendara seperti daily inspection, proper driving, economical driving, safety driving, dan tanda rambu-rambu lalu lintas. Setelah tes tertulis hari pertama, maka 10 perwakilan terbaik akan menjalani tes selanjutnya, yaitu skill test dan inspection test. Pengemudi akan diuji keahliannya seperti melewati jalan zig-zag baik itu maju maupun mundur serta parkir mundur. 

“Dengan peserta yang mengetahui hasil penilaian mengemudi aman atau tidak dari data score card, tentunya ini menjadi bahan evaluasi bagi mereka dalam mengemudi. Sebab mengemudi dengan aman dan sesuai aturan, selain dapat menjaga keamanan bagi diri sendiri, tentunya juga menjaga keamanan bagi orang lain di jalan," kata Santiko.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut