Sejarah PO SAN, 35 Tahun Rajai Jalur Bus Sumatera-Jawa hingga Generasi Kedua
"Pada 1990 saya memutuskan membangun SAN Travel. Pada 1991 sudah memiliki izin AKAP. Pada 1992 membeli bus dengan sasis Fuso," kata Hasanuddin Adnan.
Memasuki usia 35 tahun, PO bus asal Bengkulu ini tetap eksis dan berkembang di tangan generasi kedua. Di bawah manajerial sang putra, Kurnia Lesani Adnan (Sani), PO SAN terus tumbuh.
Sani, yang kini duduk sebagai direktur utama PT SAN Putra Sejahtera (SAN) menuturkan, Industri operator bus telah lama menghadapi tantangan dalam menarik dan mempertahankan penumpang, terutama dalam menghadapi meningkatnya persaingan dari moda transportasi lain seperti kendaraan pribadi, pesawat terbang, dan sebagainya.
Dia mengatakan perjalanan SAN selama 35 tahun tidaklah mudah. SAN selalu menghadapi tantangan yang luar biasa besar. Pada 2014-2015, PO bus harus bersaing dengan harga tiket pesawat yang luar biasa murah.
Berikutnya pandemi Covid-19, di mana semua daerah ditutup dan nyaris tidak ada pergerakan orang. PO SAN berusaha keras mengatasi kondisi yang meluluhlantakan seluruh ekonomi dunia.