Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Karoseri Gunung Mas, Berawal dari Reparasi Kini Jadi Langganan PO Bus Besar

Minggu, 01 September 2024 - 22:55:00 WIB
Sejarah Karoseri Gunung Mas, Berawal dari Reparasi Kini Jadi Langganan PO Bus Besar
Terbentuknya karoseri bus Gunung Mas berawal dari keyakinan hasil kerja mereka dalam mereparasi bus sendiri. (Foto: Instagram Gunung Mas)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah memiliki banyak pelanggan yang mereparasi bodi busnya, karoseri Gunung Mas mulai mendapatkan tawaran membuat unit baru pada 2012. Ini membuat mereka harus mengurangi permintaan reparasi untuk fokus pada pembangunan bodi baru.

“Kita mulai banyak sasis-sasis baru, sekarang kita reparasinya sedikit, lebih banyak membangun bus baru. Jadi komposisi awalnya mungkin 80 persen repair, 20 persen bus baru, sekarang malah kebalikannya,” ujar Hari.

Karoseri yang berlokasi di Madiun, Jawa Timur itu juga tidak langsung membuat bus besar karena dibutuhkan pengalaman dan keterampilan khusus. Selama ini mereka terbiasa dengan bus-bus medium.

“Awalnya belum bikin bus besar. Dari awal kita banyak bodi medium bus, karena saya bermain di bus medium. Bus besar kita mulai sekitar 2013 dan 2014. Kita banyak membangun sasis Hino, tapi juga ada Mercedes-Benz,” kata Hari.

Penamaan Zeppelin pada bus besar garapan karoseri Gunung Mas bukan tanpa alasan dari sang pemilik. Hari mengatakan nama itu mengandung harapan agar usaha miliknya terus melambung tinggi.

“Zeppelin ini kan balon udara, kan naik ke atas. Kita berharap nama karoseri Gunung Mas ini bisa melambung ke atas seperti balon Zeppelin,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Hari mengungkapkan sudah ada lebih dari 100 PO bus yang menjadi langganan karoseri Gunung Mas. Pemain besar seperti PO Restu, Puspa Jaya, hingga PO Haryanto membangun bodi di Gunung Mas.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut