Pemilik PO Bus Berasal dari Keluarga Kurang Mampu, Mengharukan Ada Anak Yatim Putus Sekolah sejak SD
Seperti yang dialami H Nur Salim saat masih kecil. Terlahir dari keluarga kurang mampu, Nur Salim diasuh ibunya seorang diri setelah sang ayah meninggal dunia (anak yatim). Sementara sudaranya dititipkan ke keluarga terdekat.
"Saya hanya sampai kelas 5 SD. Saya bilang ke ibu, enggak apa-apa saya tidak melanjutkan sekolah, saya akan bekerja. Saya tahu ibu sedih, tapi saya yakin bisa bangkit," ujar Nur Salim dilansir dari kanal YouTube Perpalz TV.
Berawal bekerja sebagai sopir truk, dia banyak belajar dari orang-orang di lingkungan sekitar. Hingga akhirnya dia tidak hanya mahir dalam mengemudi, tapi juga mengerti soal mesin dan manajemen perusahaan.
"Saya dulunya sopir truk. Saya ndak sekolah, saya harus tanya. Alhamdulillah yang saya tanyai menjadi bekal. Akhirnya itulah bekal bagi saya bagaimana mengalola bus," kata Nur Salim.
Berbekal pengalaman yang dimilikinya, Nur Salim akhirnya membangun perusahaan otobus (PO) Sahaalah. Dia menyebutkan PO Sahaalah hadir dari semua masalah yang dialaminya sebagai bekal dalam membangun usaha.