Kenapa Bus Pariwisata Sering Mengalami Kecelakaan? Ini Faktornya
Sony menuturkan, kecelakaan bisa terjadi akibat pengemudi lengah atau lalai. Ini membahayakan penumpang, seperti yang terjadi di Guci. Di mana sopir meninggalkan bus dalam kondisi mesin hidup, tanpa ada pengawasan.
Kasus lainnya adalah microsleep yakni kondisi ketika seseorang tiba-tiba mengantuk. Pada saat itu, pengemudi kehilangan kesadaran selama beberapa detik. Hal itu bisa sangat berbahaya bila tengah melintas jalur ekstrem.
Sebab itu, Sony mengimbau kepada para pengemudi, untuk menjaga kesehatan, pastikan asupan makanan dan minuman mendekati empat sehat lima sempurna, dan menerapkan gaya berkendara defensif, untuk memberikan rasa aman selama perjalanan.
"Meski sudah berada di lajur yang benar dan sesuai dengan panduan safety driving, pengendara harus tetap waspada dengan pengendara lain, terutama kendaraan berukuran besar," ujar Sony.
Sony menambahkan, pengemudi harus menerapkan defensive driving, seperti menjaga jarak kendaraan, menjaga kecepatan, waspada terhadap kendaraan di sekeliling, dan teliti saat melihat objek.