Jungkir Balik Bangun PO Haryanto, Rian Mahendra Menyesal Tak Lama Dampingi Almarhum Ibu
Rian menjelaskan, setelah pengangkatan kanker pertama kondisi sang ibunda memburuk. Kemudian dia mulai sering pulang ke Tangerang untuk menemani sang Ibu, hingga berpulang.
“Dunia gua runtuh, yang tersisa cuma penyesalan demi penyesalan. Berbulan-bulan sejengkal pun gua ga keluar dari kamar. Setiap saat kaya orang gila berharap waktu bisa berputar kembali. Dah ga ada alasan buat gua kerja, dah ga ada alasan buat ngelakuin segalanya, gua bener-bener dihantui rasa bersalah dan penyesalan. Gua bener-bener benci diri gua sendiri,” kata Rian.

“Bapak.. adek.. keluarga yang lain.. hampir tiap hari ke rumah cuma buat narik gua keluar dari lubang keterpurukan gua.. Tapi gua dah bener2 ga perduli.. sampai akhirnya rekan-rekan kerja gua hampir tiap hari datang ke rumah nunggu diruang tamu dr pagi sampe siang.. siang sampe sore.. mereka tetep aja dateng walau ga pernah gua temuin.. hingga suatu hari.. mereka mulai nekat masuk kekamar gua.. untuk berbagi rasa sakit,” tulisnya.
Hingga akhirnya, Rian luluh dengan kegigihan rekan-rekan kerja yang terus membujuknya agar kembali semangat menjalani hidup.
“Allah mendengar doa mereka.. sekaligus mengganti hati dan asa gua yg udah rusak.. sejak saat itu gua punya alasan baru utk bangkit.. rekan-rekan kerja gua.. dan keluarga mereka di rumah yg selama ini menggantungkan hidup dari kebijakan-kebijakan yang gua buat setiap hari.. Tugas gua masih belum selesai.. gua masih punya tugas untuk mensejahterakan dan menjaga hidup mereka. Sejak saat itu hingga detik ini membesarkan perusahaan bukanlah alasan dan juga tugas utama gua.. melainkan memastikan kesejahteraan mereka semua yang bernaung di bawah payung hidup perusahaan ini,” ujar Rian.
Menanggapi itu, beberapa komentar menyentuh pun dituliskan netizen.
“Alfatihah....saya nangis mas baca caption mas..sesama anak perantau jauh dari orang tua bisa ngerasain apa yang mas rasakan..tetap semangat mas..,” kata @dedhie86
“Al Fatihah. Suwargi langgeng kagem ibu mas,” komentar @maswahyuwidayat
“MasyaAllah, semoga Husnul Khotimah. Life must go on, jadi manusia bermanfaat”
Dan masih banyak lagi komentar positif lainnya memberikan support kepada Rian.

Seperti diketahui, di tangan Rian Mahendra PO Haryanto menjelma menjadi perusahaan yang populer di kalangan generasi milenial. Saat ini, kanal YouTube PO Haryanto Official memiliki lebih dari 533.000 subscriber. PO Haryanto juga memiliki komunitas terbanyak di media sosial Facebook tergabung dalam Haryanto Mania (HM) sebanyak 195.100 anggota.
Sebelum mengumumkan dirinya sudah tak lagi menjadi bagian dari PO Haryanto, Rian sempat menghilang dari media sosial selama 4-5 bulan.
“Sekarang saatnya gua bangkit, berjuang dan fighting. 2022 sudah gua tutup sampai detik ini, 2023 tunggu kejutan dari gua," ujar Rian seperti dikutip dari unggahan video klarifikasinya di channel akun YouTube PO Haryanto.
Editor: Ismet Humaedi