Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal
Advertisement . Scroll to see content

Gempar Pemudik Meninggal di Dalam Bus, Diduga Korban Kelelahan

Selasa, 08 April 2025 - 09:28:00 WIB
Gempar Pemudik Meninggal di Dalam Bus, Diduga Korban Kelelahan
Seorang penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Jakarta-Medan ditemukan meninggal dunia di dalam bus PO ALS.
Advertisement . Scroll to see content

Pada masa awal berdiri, ALS memulai kiprahnya dengan membuka trayek dari Kotanopan ke Medan menggunakan bus Chevrolet C50. Seiring perkembangan bisnis, ALS memindahkan markasnya ke Medan hingga sekarang.

ALS pun membuka banyak rute baru dan menjadi salah satu pelopor transportasi penghubung antar kota di Sumatera, meliputi Pekanbaru, Banda Aceh, Bengkulu, Jambi, Palembang, Padang dan Lampung.

ALS awalnya hanya beroperasi di Sumatera, paling jauh ke Bakauheni. Sebab, jika ke Jawa kapal yang ada belum memadai mengangkut kendaraan besar.

Memasuki 1980-an, seiring tersedianya kapal feri berukuran besar, ALS mulai menapakkan rodanya di Tanah Jawa. Trayek yang dibuka mencakup Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, hingga Surabaya.

Saat ini, trayek terjauh dari perusahaan otobus ALS adalah dari Medan menuju Jember. Ini menempuh jarak perjalanan nyaris 3.000 km atau sekitar 2.920 km. Perjalanannya memakan waktu hingga satu minggu untuk sampai ke kota tujuan.

Jarak tempuh yang jauh dan waktu tidak sebentar membuat kru bersama penumpang bersama setiap saat. Dari sinilah banyak  penumpang yang mengenali para kru bus ALS hingga muncul ungkapan naik sebagai penumpang, turun sebagai saudara.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut