Deretan PO Bus Zaman Presiden Soekarno, Ini yang Masih Bertahan
Pada 1967, 50 bus Robur dioperasikan di Jakarta oleh PT Tavip sebagai operator, yang melayani trayek Grogol-Lapangan Banteng, Jembatan Semanggi-Harmoni-Lapangan Banteng, dan Rawamangun-Salemba-Lapangan Banteng.
Moda transportasi ini sangat popuper karena menggantikan peran trem yang didepak oleh Presiden Soekarno. Trem yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dianggap sudah terlalu kuno dan usang.
Bus Robur sangat populer sejak kedatangannya hingga tahun 1970-an, dan tergantikan setelah 20 tahun berkiprah di Jakarta. Pada 1980-an, bus Robur yang sudah usang mulai digantikan dengan Metromini yang memiliki desain lebih modern.
2. Metromini

Bisa dikatakan bus Robur merupakan bagian dari Metromini, hanya saja saat itu belum diresmikan. Mengingat pada 1964, Gubernur Jakarta Henk Ngantung menitipkan Metromini kepada perusahaan swasta, Arion Indonesia Transport.
Sayangnya, perusahaan tersebut tidak mampu mengelola bus yang identik berwarna merah itu dengan baik. Barulah pada 1976, PT Metromini didirikan bersamaan dengan Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) atas instruksur Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin.