Deretan PO Bus di Indonesia Ganti Panglima Perang, Rian Mahendra dan Aprilia D Lestari Paling Mengegerkan
PO AKAS Green merupakan salah satu anak perusahaan AKAS Group yang sudah beroperasi sejak 1956, dan jadi salah satu PO bus terbesar di Jawa Timur. AKAS merupakan akronim dari Ali Karman Amat Sekeluarga.
“Sosok perempuan hebat baik di transportasi maupun yang lainnya, buat saya pribadi itu suatu kelebihan. Proses yang membuat kita semakin kuat. Kita juga harus melaluinya selangkah demi selangkah, sambil belajar,” kata Aprilia dalam kanal YouTube Bobby Darwin.
3. PO Transport Express

Perusahaan Otobus satu ini juga sedang mempersiapkan “Panglima Perang” yang baru agar siap terjung ke dunia persaingan industri transportasi bus yang ketat. Yoga Hendriko Putra yang merupakan anak dari Hendrik Dunan Nazar sedang dipersiapkan untuk membawa PO Transport Express ke medan perang.
Bagi masyarakat Minang atau Padang yang merantau ke ibu kota Jakarta, PO Transport Express sudah menjadi andalan transportasi mereka. Bermarkas di Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, PO ini bisa dikatakan sebagai salah satu yang legendaris.
Yoga sendiri merupakan generasi ketiga yang akan memimpin PO Transport Express, setelah ayahnya Hendrik Dunan Nazar, dan kakeknya yang mendirikan perusahaan, Haji Nazar Zakaria Datuak Maharajo Basa.