Deretan PO Bus Bertahan hingga 3 Keturunan, Ada yang Berdiri Sejak Zaman Belanda
“Yang paling mendasar saya hobi banget sama bus. Inget banget waktu kelas 1 SMP, kita sekeluarga mau ke Padang, tapi saya bilang jangan belikan Yoga tiket pesawat. Jadi saya naik bus sendiri, tentunya naik (PO) Transport,” ujar Yoga dalam unggahan video Perpalz TV.
Dia menjelaskan, di era yang penuh perjuangan ini, peluang bisnis bus membutuhkan konsep dan strategi yang jelas. “Sejak kecil saya sudah menjadi penonton aktivitas PO Transport ini. Kita harus punya teori, ada big point atau konsep yang harus kita jalani. Kita bikin konsep kenyamanan, tepat waktu, promosi, armada, penilaian rival,” katanya.
Sebagai generasi ketiga, Yoga mulai masuk ke PO Transport pada akhir 2020 dan sudah membuat beberapa kebijakan. Namun, masih ada ruang yang perlu dipelajari untuk mengembangkan perusahaan.
Editor: Dani M Dahwilani