Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bus Terbakar usai Ditabrak Kereta di Thailand, 8 Orang Tewas 25 Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Pemilik PO Bus Punya Banyak Lini Bisnis, Ada yang Beraset Lebih dari Rp3 Triliun

Jumat, 03 Februari 2023 - 21:15:00 WIB
Deretan Pemilik PO Bus Punya Banyak Lini Bisnis, Ada yang Beraset Lebih dari Rp3 Triliun
Siapakah pemilik PO bus yang punya banyak lini usaha hingga beraset triliunan rupiah di Indonesia. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Disebutkan oleh General Manager Mayasari Group Muhamad Andriana Ruhyana (generasi penerus) dalam video di kanal YouTube Laksanabus, Mayasari memperluas lini bisnis ke berbagai bidang. Mulai dari transportasi, hospitality, properti, manufaktur, dan lainnya. 

Adapun jumlah unit bus yang mereka kelola saat ini mencapai 2.000 unit. Jika dikalkulasi dari bus saja jika per unit Rp1,5 miliar, aset Mayasari Bakti tembus Rp3 triliun. Ini belum termasuk lini bisnis lain.

4. Eka Sari Lorena Soerbakti, PO Lorena

Lorena Group merupakan kelompok usaha yang awalnya bergerak di bidang usaha Transportasi. Namun, seiring berjalannya waktu Lorena Group melakukan ekspansi dan saat ini memiliki PT Lorena Karina (Holding Company) dengan beberapa anak perusahaan.

Perusahaan ini awalnya didirikan GT Soerbakti yang saat ini dilanjutkan sang putri Eka Sari Lorena Soerbakti. Bukan hanya menawarkan pelayanan di bidang transportasi, Lorena Group juga memiliki usaha logistik, rental, penerbangan, hingga penyedia bus Transjakarta.

Pengembangan jaringan dan pelayanan dalam memenuhi kebutuhan transportasi darat juga dilakukan secara konsisten. Untuk memberikan layanan terbaik, Lorena Group telah mengembangkan jaringan di lebih dari 60 kota di wilayah Sumatera, Jawa, Bali dan Madura.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut