Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Pertamina 25 Juni 2026 di SPBU Seluruh Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Hanya Pertalite, Pertamax juga Masuk Kategori BBM Kotor Kandungan Sulfurnya Tinggi

Selasa, 17 September 2024 - 10:16:00 WIB
Bukan Hanya Pertalite, Pertamax juga Masuk Kategori BBM Kotor Kandungan Sulfurnya Tinggi
Pemerintah mengakui bahan bakar minyak (BBM) Pertalite dan Pertamax kotor karena memiliki kandungan sulfur tinggi. (Foto: Pertamina)
Advertisement . Scroll to see content

Dilansir dari Tutorchase, kualitas bahan bakar sangat dipengaruhi kandungan sulfur. Di mana sulfur merupakan unsur alami dalam minyak mentah sering terdapat dalam bahan bakar dengan jumlah yang bervariasi. 

Bahan bakar dengan kandungan sulfur tinggi yang dibakar akan menghasilkan sulfur dioksida (SO2), gas berbahaya yang berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan. Ini sangat memprihatinkan karena sulfur dioksida merupakan penyebab utama hujan asam.

Kandungan tersebut dapat merusak ekosistem, merusak bangunan dan infrastruktur, serta menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia dan hewan.

Selain itu, kandungan sulfur pada bahan bakar juga dapat mempengaruhi efisiensinya. Bahan bakar dengan sulfur tinggi cenderung menghasilkan energi panas yang lebih sedikit ketika dibakar dibandingkan dengan bahan bakar dengan sulfur rendah. 

Artinya, kendaraan atau mesin yang menggunakan bahan bakar sulfur tinggi mungkin memerlukan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan jumlah energi yang sama, sehingga menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar alias boros.

Kandungan sulfur dalam bahan bakar berperan penting dalam menentukan kualitasnya. Bahan bakar belerang tinggi dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, kerusakan mesin, dan penurunan efisiensi, sehingga kurang diminati dibandingkan bahan bakar belerang rendah. 

Sebab itu, mengurangi kandungan sulfur dalam bahan bakar merupakan langkah penting menuju peningkatan kualitas bahan bakar dan mendorong kelestarian lingkungan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut