Berawal dari Kernet, 2 Pria Ini Kini Menjadi Pemilik PO Bus Kaya Raya di Indonesia
“Saya pernah ditanya oleh tamu yang mau sewa bus, dia bilang mau ketemu Pak Roso. Itu anak mahasiswa UNS. Saya tanya, ‘dek mau ke mana?’ Dia jawab ‘saya mau sewa bus, mau ketemu Pak Roso’. Lalu saya tanya lagi, ‘loh keperluannya apa?’, dia jawab lagi ‘saya mau minta diskon, soalnya kami masih kuliah’,” katanya.
“Ya karena penyampaian sopan dan tujuannya jelas. Saya bawa ke ruangan, dan di sana dia kaget saat tahu saya Pak Roso. Saya bilang gak apa-apa, memang Pak Roso tampilannya seperti kondektur. Jadi jangan kaget kalau Pak Roso tampilannya begini,” ujar Roso.
Dia menyebutkan saat ini menggunakan batik hanya untuk tampil di YouTube. “Di sini saja tampilannya necis, biasanya mah enggak begini,” kata sambil tersenyum.
2. PO Dedy Jaya - H Muhadi Setiabudi

Bagi busmania, siapa yang tak kenal dengan PO Dedy Jaya. Namun, siapa sangka pemilik PO bus asal Brebes, Jawa Tengah ini dulunya seorang kondektur.
PO Dedy Jaya didirikan oleh H Muhadi Setiabudi, pada 11 Januari 1989. Sebelum terjun ke dunia transportasi, Muhadi merupakan seorang pekerja serabutan hingga menjadi kernet bus.