2 Pemilik PO Bus Ini Pilih Keluar dari PNS, Kini Ada yang Punya Ratusan Bus Beromzet Miliaran Rupiah
PO SAN sendiri saat ini memliki lebih dari 100 armada bus. Jika dikalkulasi omzet PO bus yang dibangun Hasanuddin ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.
Oni Febrianant - PO AO Transport

Di saat orang berlomba-lomba bisa masuk sebagai PNS, Oni Febriananto justru merasa tidak nyaman. Oni memutuskan banting setir membangun bisnis di bidang bus pariwisata, PO AO Transport.
Awalnya, Oni merupakan seorang pegawai di salah satu bank BUMN dan sudah menjadi PNS. “Setelah lulus (kuliah) saya kerja di bank, kebetulan background orang tua saya adalah pengusaha otobus tertua di Jogja, PO Baker. PO itu sudah didirikan sekitar 1950-an. Saya diminta untuk meneruskan usaha, tapi saya enggak bisa. Saya kerja di bank sebagai salah satu pegawai BUMN,” kata Oni
Pada 1993, Oni mulai berpikir dirinya tak cocok bekerja sebagai pegawai bank padahal kehidupannya sudah terjamin. Ini yang membuatnya berpikir untuk mengikuti jejak bisnis keluarga untuk membuka perusahaan otobus.
Namun, penghasilan sebagai pegawai bank dan hasil dari bermain musik di hotel dan pub tidak cukup menjadi modal membuka PO bus. Rencana tersebut tak langsung terwujud karena Oni dan sang istri berusaha mencari modal.